RSS

Berhenti Sejenak dan Merenung

25 Apr

Belum hilang betul dalam ingatann beberapa paradoks yang ada dalam kehidupan.

Paradoks yang belum bisa dimahami dan diterima sepenuhnya oleh alam pikiran saya.

Dengan memberi, maka kita kan menerima.

Dengan mengajarkan, kita akan banyak belajar.

Dengan menasehati, maka kita akan memperoleh nasehat.

Dengan menolong, maka kita akan memperoleh pertolongan.

Dengan memaafkan, maka kita akan memperoleh maaf.

Berharap suatu saat, waktulah yang akan menjelaskannya.

Tiba-tiba ingin rasanya sejenak berhenti, melihat sejenak, sampai di mana kita berada. Apakah sudah benar lintasan yang ditempuh untuk mencapai tujuan. Muncul satu paradoks lagi perjalanan pergi untuk mempersiapkan bekal menuju pulang.

Tanpa disadari kita akan pulang, pulang ke alam kubur sebelum nantinya menuju alam akhirat. Sudahkan kita mempersiapkan bekal buat pulang? mari kita berhenti sejenak dan merenung.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 25 April 2014 in Nasihat dan Renungan

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: