RSS

Arsip Bulanan: Februari 2013

Syukuri Apa yang Ada (1)

 

 

 

Masing-masing manusia memiliki jalan hidup sendiri-sendiri. Suka duka, sedih senang, diterima atau ditolak tergantung tiap orang yang menyikapi. Ketika melihat kehidupan orang lain, sering seseorang terpancing untuk membandingkan dengan dirinya. Merasa kurang beruntung, menderita atau semacamnya. Padahal orang yang dilihat tersebut belum tentu merasa senang dan mungkin merasakan hal sama ketika melihat orang lain. Istilah jawanya hidup itu “sawang sinawang”. Saling melihat dan saling memuji keberuntungan orang lain dan merasa kurang. Salah satu cara untuk menghindari perasaan seperti itu adalah dengan bersyukur. Agar hidup terasa lebih indah.

Jadi teringat pesan dari mbak Farah. Berikut screen shoot-nya. Super sekali. semoga bermanfaat.

Pesan

Iklan
 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 24 Februari 2013 inci Nasihat dan Renungan

 

Tag: ,

Video

Aku Peduli Indonesia

Sudut pandang menentukan makna terhadap sesuatu. Akankah memaknai sebagai umpatan, keluhan, atau sebagai suatu optimisme dan keyakinan akan suatu kejayaan bangsa.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 24 Februari 2013 inci Nasihat dan Renungan

 

Memaafkan (random)

Takmudah memang untuk memaafkan, ibarat kayu yang dipaku, mesti sudah dicabut tetep saja menyisakan lubang, apalagi kalo stelah dicabut lalu diulang dipaku lagi. Tapi kalo memang lubang itu harus ada sebagai balasan kesalahanku aku nerima kok. (AP, 6 Februari 2013)

terlalu besar cintaku, hingga ku taktahu betapa bodohnya aku.

hanya rasa memiliki yang mendorong aku untuk memeliharanya.

semenjak aku datang seolah semua jadi terkekang oleh aturan yg sejujurnya kita ga pernah sepakat.

kuning, pink, hijau, biru pun takmampu mewakili semuanya.

biarlah 2kuntum mawar yang merekah menghibur dalam gelapku.

akhirnya aku sadar satu hal.

aku yang lebih pantas harus minta maaf…

lihat sgalanya lebih dekat. Dan kau akan lebih bijaksana.

aku pun mulai nyaman berbicara pada dinding kamar.

tiap sudut menyapaku bersahabat.

pergilah dan kan kusimpan bayangmu, usaikan kisah kita.

mungkin kau taksadari kaulah alasan kutersenyum saat terjatuh.

dan suara burung hantu pun memecah hening malam.

rintik hujan membasahi bumi.

seolah mendengar tiap penyesalan atas tiap luka yang tertoreh.

tanpa sadar telah menyakiti banyak diri.

menunggu dan mengharap. Menunggu berarti sabar, berharap berarti doa.

ketika hukum (seharusnya) memihak, memihak kepada keadilan.

ketika nurani terdengar bernyanyi.

berdalih, bersembunyi dibalik tidak tahu, dan berujung mencari kambing (sepertujuh sapi) hitam.

maaf, maaf, maaf, takseharusnya aku sepeduli ini. #emangsayapeduli #emangsayasalah #emangsayamintamaaf

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 24 Februari 2013 inci Petualangan Pribadi

 
Gambar

Demi Keamanan Gunakan Kunci Ganda

Foto0257

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 23 Februari 2013 inci Galery

 

Tag: , , ,

Gambar

Mawarku Sudah Merekah (3)

Mawarku Sudah Merekah (3)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 21 Februari 2013 inci Galery

 

Always On Always Connected

Sebagai manusia tentunya kita pernah mengalami putus hubungan atau disconnected, suatu masa di mana kita lupa kepada Allah. Padahal seharusnya setiap saat harus selalu terhubung kepada Allah. Kalo boleh pinjam istilahnya “always on always connected”.

Terus bagaimana agar kita bisa selalu always on. Tenang saja, Allah sudah memberikan tool-tool untuk selalu bisa on dan selalu terhubung. Ada yang tahu? Apa coba?… iya benar, Allah telah memberikan kita tool berupa ibadah, baik yang wajib maupun yang sunah. Oleh karena itu tinggal kita memilih mana yang sesuai untuk kita lakukan secara terus menerus untuk selalu terhubung.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 21 Februari 2013 inci Ide dan Pengalaman

 
Gambar

Mawarku Sudah Merekah (2)

Mawarku Sudah Merekah (2)

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 19 Februari 2013 inci Galery

 

Menurut saya seharusnya Hukum itu memihak, tapi memihak kepada keadilan, bukan timbangan yang tidak seimbang dan mata yang dibutakan dengan tutup mata.

Indahpangestu's Blog

Jika uang SUDAH berbicara dan kepentingan yang berbicara, maka proses pencarian keadilan di pengadilan juga menjadi bias dan kabur. Itulah yang terjadi dalam dunia peradilan kita. maraknya jual beli perkara dan makelar peradilan. Hakim yang seharusnya tidaklah boleh bertemu dengan para pelaku, justru malah bisa berkomunikasi luas. Bahkan ujar Satjipto Rahardjo yang juga di populerkan oleh Achmad Ali: Putusan hakim tergantung pada makan malamnya. Artinya bahwa putusan hakim sudah tidak lagi melihat sisi keadilan, kepastian dan kemanfaatan hukum dengan bersandarkan pada teori-teori hukum dan fakta-fakta yang terungkap di persidangan, tapi justru dari apa yang dia peroleh dari para pihak. Seringkali bahkan putusan-putusan itu diluar akal sehat dan nalar atau logika hukum maupun logika orang cerdas. Ya seperti itulah, sebab dalam memutus perkara seringkali tidak lagi memakai nalar atau logika, tapi memakai pendekatan perut dan kepentingan.

Lambang Dewi Keadilan yang ditutup matanya dengan membawa pedang ditangan kanan dan timbangan di tangan…

Lihat pos aslinya 552 kata lagi

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 Februari 2013 inci Ingin Tahu

 

Indah pada Waktu-Nya

Pernah suatu ketika kita meminta pada Tuhan setangkai bunga mawar yang indah,
namun Tuhan memberikan sebuah kaktus yang berduri tajam.

Kita menjadi sedih,
kecewa,
mungkin sampai marah.

Di saat lain kita meminta kepada Tuhan seekor kupu-kupu,
namun Tuhan memberikan seekor ulat yang gatal.

Kadang kita sedih,
kecewa,
terluka,
berburuk sangka,

Namun kemudian kaktus itu berbunga indah sekali,
dan ulat itupun menjadi kupu-kupu yang cantik
Itulah jalan Tuhan

Tuhan tidak memberikan apa yang kita inginkan
tapi Tuhan berikan apa yang kita butuhkan
tapi ternyata jauh di atas segalanya
Tuhan telah merangkai yang terbaik
dalam kehidupan kita
agar kita belajar untuk
Ikhlas dan Sabar

Semoga hari ini lebih baik dari pada hari kemarin
karena seandainya hari ini sama saja dengan hari kemarin
kita termasuk orang yang sudah merugi.

“Indah pada waktunya-Nya”

 

Image

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 Februari 2013 inci Uncategorized

 
Gambar

Mawarku Sudah Merekah (1)

Mawarku Sudah Merekah

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 18 Februari 2013 inci Galery